Wednesday, February 29, 2012

Leap Year Reminds Me of Ireland


Ketemu tanggal 29 Februari hari ini, jadi ingat film tahun lalu 'Leap Year' yang dibintangi Amy Adams dan Mathew Goode. Ide-nya sederhana, tentang seorang perempuan yang ingin melamar kekasihnya dengan mengikuti tradisi Irlandia di tanggal keramat, 29 Februari.


Film berdurasi 100 menit itu, bisa dengan mudah membawa penonton masuk ke alur cerita yang familiar. Iya, tipikal komedi romantis yang ending-nya ketebak. Nyaris agak membosankan sebenarnya.... kalau saja... setting-nya bukan Irlandia.

Bukan, saya bukan mau cerita soal film itu sendiri, tapi pemandangannya. Suguhan pemandangan Aran Islands, County Galway, Wicklow National Park dan Dublin memang memanjakan mata. Teringat sama P.S. I love You yang katanya juga syuting di Wicklow National Park. Inget dong sama adegan Hilary Swank jalan doang, tapi keliatan sangat menawan karena kostum-nya yang pas sama latar pemandangan Irlandia.

http://www.superiorpics.com/celeb-gallery/2006/Behind_The_Scene_-_PS_I_Love_You/Hillary_Swank_001_100506.html

Yang suka sama Ireland.... Sok langsung browsing. Lumayan bikin sejuk mata. Oia, bisa liat gambar-gambar lebih banyak dan resensi filmya juga di blog ini dan ini


Kapan ini nyampe Ireland?

Monday, February 20, 2012

Ingkar Janji

Saya lagi flu parah. Nggak bisa mikir jernih.
Saya merenung dulu deh weekend ini.
"I'll let you know on Sunday night", kata Saya.

Minggu malam
Flu belum beres
Tidur aja lah
Lagi-lagi saya alasan

Friday, February 17, 2012

Teh: Minuman dari Dapur

Saya bukan penggila teh, cuma penikmat saja. Bukan teh yang gimana-gimana, cuma teh yang ada saja.

Teh yang pernah saya minum juga standard. Selain teh tubruk, kalau teh kemasan ya paling-paling teh celup macam-macam aroma seperti black tea, green tea, earl grey tea, english breakfast tea dan macam-macam teh rasa buah dan bunga. My favorite is absolutely rose tea:). Kalau nyoba di pinggir jalan, selain es teh ya teh tarik, teh halia, atau thai tea.

Nah, ceritanya, saya sedang bosan dengan teh celup yang ada dan teh tubruk yang rasanya nggak berubah. Lalu, waktu itu ingat pernah makan di Tjikini dan minum Teh Sereh. Iseng-iseng saya coba bikin sendiri dengan ukuran kira-kira.



Caranya seperti menyeduh teh biasa, tapi saya mendidihkan air dengan potongan-potongan batang sereh. Setelah itu, saya masukan teh celup atau teh bubuk. Apapun lah, sampai warnanya coklat. Kalau suka, bisa ditambah gula. Eh, ternyata rasanya enak lho. Lebih 'berasa' dibanding minum di restoran karena saya pakai batang sereh-nya banyak.



Beberapa hari yang lalu juga saya juga coba memasukkan daun-daun-an ke dalam rebusan teh saya. Kali ini saya coba mencampur daun pandan dan daun jeruk. Ini bocoran resep dari tukang nasi goreng kambing di Stasiun Gondangdia. Ukuran komposisi-nya ya dikira-kira lagi. Gimana rasanya? Wangi, sekaligus tajam. Seriusan, paduan rasanya unik dan sedap.


Wanna try? Lumayan enak lho untuk bersantai selepas pulang kerja atau diminum hangat sangat hujan.

Monday, February 13, 2012

Back to The Kitchen: Avocado Chocolate and Caramel Polka Dot Cheese Cake



Karena sesungguhnya bahagia itu bisa datang saat melihat orang-orang yang kita sayang doyan memakan apa yang kita masak
Sini....aku pelukin satu-satu kalian *mata berbinar-binar


Ceritanya saya ambil kursus lagi di Wina dan diajarin lagi sama chef Deni. Setelah sebelumnya ambil Roti Taiwan, sekarang maunya international cake. Nah, ini dia cake dan prosesnya.

1. Avocado Chocolate
- Chocolate Sponge
Kocok telur dan gula pasir, tambahkan SP. Masukan bahan kering: terigu, baking powder, maizena, susu bubuk, cocoa powder. Tambahkan coklat pasta, butter cair, aduk rata lalu panggang dengan suhu 180 derajat selama 30 menit.


Setelah matang, potong jadi 2 atau 3 bagian untuk dikasih filling.

- Simple syrup
- Avocado filling : avocado juice, whip cream, gelatin dan pewarna hijau

avocado filling

Mulai nyusun

- Coklat Siram : dark chocolate, cream cair dan glucose

Nah, susunannya: chocolate sponge, simple syrup, avocado filling, chocolate sponge lagi, avocado filling lagi, baru dikasih coklat siram. Lalu, didiamkan selama 8 jam di freezer sebelum dimakan.


2. Caramel Polka Dot Cheese Cake
Biscuit crumb
Biskuit, gula pasir, butter

Cream cheese filling
- whip cream manis
- cheese filling: cream cheese, butter, gula halus, mascarpone bubuk
- gelatin: gelatin bubuk, air dan cream cair dilarutkan
- vanilla extract dan chocolate chips

Caramel:
gula dan air jadi saus



Nyusunnya: biscuit crumb untuk alas, langsung atasnya cream cheese filling dan atasnya disiram caramel sauce trus dihias dan didiamkan di dalam freezer.

Oh man....surgaaaaa....

Sayang-nya cake ini jenisnya cold, susah bawa-nya, jadi nggak banyak yang bisa kebagian. Kapan-kapan deh saya masak lagi yang banyakan dan awet ya:)

Sunday, February 5, 2012

Senin

Menjadi tawanan pikiran
Melihat banyak hal berubah
Tidak bisa berbuat apa-apa
Hanya menonton saja
Dan di saat yang sama tiba-tiba menjadi tertekan

Aku menyebutnya 'Senin'
Hari ketika mimpi dimulai
Hari ketika orang-orang bangun pagi
Hari ketika optimisme berdiri
Dan tubuh yang berjanji untuk baik-baik saja hingga akhir nanti

Aku menyebutnya 'Senin'
Hari ketika akhirnya aku malah lupa tersenyum
Hari ketika aku melihat air mata
Hari ketika banyak makian keluar dari mulut orang-orang

Aku menyebutnya 'Senin'
Ketika 'kau' memerangkapku
Ketika 'kau' mencoba menghinaku
Dan berharap mengalahkanku

Dan aku juga menyebutnya 'Senin'
Hari ketika aku menemukan bahwa aku tidak selemah itu
Hari ketika aku menyadari semua bisa baik-baik saja
Hari ketika masih kulihat senyum tulus di wajah-wajah lelah

Dan akupun berkata
Aku tidak bermasalah dengan 'Senin'
Inilah hari ketika awal dan akhir bisa terjadi bersama

Friday, February 3, 2012

After Hours


Kamu, saya dan makan sore kita yang mirip. Perbincangan santai lewat waktu pulang kantor. Kamu bilang minuman saya lebih enak. Padahal kamu sendiri juga punya. Heh, rumput tetangga kan selalu lebih hijau!

Saya hanya senang kita bisa saling ada. Biar saja semua melebur tanpa deskripsi, tanpa interpretasi, tanpa prediksi.

Bicara sambil memandang jalanan Jakarta yang diguyur hujan dari lantai atas sebuah pusat perbelanjaan. Sambil membunuh waktu dan hanya disela suara alat makan dan berisiknya sedotan teh kita. Ah, saya suka irama ini. Nada-nada tanpa lagu, hanya damai dan sejuk yang ada.

Secuplik cerita kantor. Iya, secuplik saja karena kita hanya saling butuh dukungan di dunia yang gila ini dimana uang masih jadi penguasa. Bicara yang lain saja lah. Film kesukaanmu atau saya. Kamu bilang "nggak usah menjual selera hanya untuk dibilang hebat".

Mau bicara cinta? Tertawa saja kita. "Nggak ngoyo" walau sesungguhnya sangat ingin merasakan bahagia karenanya. Terdengar menyedihkan? Mungkin iya. Tapi kita tersenyum membahasnya.

Mimpi masa depan? Ah, kita selalu bersemangat dengan yang satu ini, walau obrolan tak penting sering menyelinap. Atau justru obrolan 'ketinggian'? Tak masalah, toh kadang kita merasa diri kita hebat namun di saat lain bisa merasa terpuruk bersama.

Masih banyak lagi kan yang mau kita bagi? Iya, saya tau. Santai. Biar saja hujan tetap menemani kita. Saya masih akan di sini dan saya tau kamu pun tak kan kemana-mana.