Tuesday, January 6, 2015

2014: Keep On Moving!

Telaaattt banget bikin rekap 2014. Kalau tahun lalu masih bisa bikin di penghujung tahun, yaaaa... kali ini tahun barunya beda sih. Tapi, tapi, tapiiii... saya merasa jauh lebiiiihhh damai. Bagaimana tidak? I don't have to meet many people and see the crowd. Saya cuma tidur pulas saja dari jam 9 malam sampai subuh. Alhamdulillah.... Which actually also mean, I'm getting older, gak kuat juga melek sepanjang malam gitu (kecuali kepepet ngerjain test -__-).

Senengnya di tahun 2014 adalah bisa jalan-jalan ke beberapa tempat, dan ternyata punya suami nggak menghambat mimpi terus jalan-jalan, malah justru bikin batin tenang. Lha... namanya juga suami kan? :)... Alhamdulillah bisa ke Bandung, Belitung, Jogja sampe 3 kali setahun. Gongnya ya itu, ke Krabi dan sukaaa banget jalan-jalan ke sana berikut semua rangkaiannya dari KL lewat Hatyai dan semuanya aku sukaaa.....

Tahun 2014 adalah tahunnya kembali mengejar cita-cita. Alhamdulillah, saya bisa kuliah lagi dan dibayarin kantor, walau seleksinya lumayan ribet dan bikin deg-degan. Belum lagi mesti ikut banyak tes. Tapi, semua itu demi mimpi yang sempat tertunda. Dapat kesempatan nulis lagi walau cuma sebentar pun semacam achievement buat kembali menyemangati diri kalau 'gw masih bisa lho'...

Saya yakin, semua pasti punya ups and downs nya di 2014. Sama lah seperti saya yang juga punya kesedihan di beberapa hal. Gagal di satu hal yang sama berkali-kali tapi tau bahwa Allah memang paham apa yang terbaik  buat hamba-Nya. Yang paling penting selalu berusaha positif dan saling mengingatkan orang yang kita sayang dan sahabat-sahabat bahwa punya semangat itu lebih penting dan....... 

berusaha mencoba walau gagal itu jauuuuhhh lebih memuaskan ketimbang menyaksikan orang lain sukses menjalani mimpi kita. 

Belajar Nulis (lagi)

Ceritanya, alhamdulillah Desember kemarin dapet proyek nulis buat Kalbe E-Store. Ini sebenernya ngelanjutin kerjaan salah satu sahabat saya Ami yang sebentar lagi mau melahirkan. Sebulan aja proyeknya tapi berkesan buat saya karena pertama, I feel so connected with Ami. Perasaan yang udah lama nggak saya rasain sejak meninggalkan bangku S1. Ami ini sahabat saya yang kalau soal nulis artikel bisa dibilang sehati sejiwa. Hehe... Kedua, Desember adalah periode final test saya di kampus; yang saya sadari ujiannya banyakan take home test. Belom lagi rencana ngikut ortu ke Semarang dan Jogja di akhir tahun pasti bakal bikin saya ngerjain artikel di jalan. Lalalalala..... Tapi aku nekat. Hehe... Ambil aja lah job ini. Karena oh karena, aktualisasi diri itu lebih hakiki dibanding sekadar mengerjakan apa yang harus dikerjakan. Tsaaahhh...

Jadilah, dalam sehari (kecuali weekend) saya harus nyetor 4 artikel seputar hidup sehat. Awalnya kagok karena sudah lama nggak nulis cepet. Ngerjain 1 artikel aja bisa sampe seharian. Hari kedua dan seterusnya mulai lancar dan sampailah periode ujian akhir di kampus. Huaaaa.... tertekan aku. Tapi alhamdulillah pak suami bantu-bantu riset dan bahkan penasaran pengen nulis. Jadilah beberapa draft artikel hasil pak suami, jadi saya tinggal edit. Hehe...

Nah, kayak apa hasil tulisan saya? Boleh lho di cek http://www.kalbestore.com/Article. Yang tayang sih pastinya sudah melalui edit-edit dikit dari editornya. Ya maklum, kadang mata ini melayang-layang nulisnya kalau udah deket deadline... Nah, tulisan saya itu seputar minuman sehat, perawatan kecantikan kulit, diabetes, dan tips-tips untuk merawat anak. Topiknya menantang karena bedaaaa... banget sama kerjaan sehari-hari saya yang mesti nulis soal pemerintahan. 

Ah, jadi pengen dikasih job nulis lagi :D

Monday, November 24, 2014

How Short A Year Is!

"Getting married is not about accepting your spouse the way s/he is. But together, mutually make each other to be both better".

My husband said that to me a few days after our wedding day. I was pretty sure that my husband himself didn't recognize his words as 'something heavy' but I realized that those words were just very powerful for both of us.

Now, it's been a year since he married me. Sure, we've gone through those dramatic newly wed syndromes and experienced lots of happy moments. But until now, we still try to find the best pattern to take care of each other every day. Because marriage is sometimes about learning. Everyday. To make our days more valuable. To make each other fall in love again and again. And the most important, to hold the commitment.

On our anniversary I didn't prepare anything. My goal was just to push him to buy a pair of shoes because my husband is a very picky man. It's often complicated to just pick him food or clothes. Hahaha.... So, I didn't expect him to prepare anything either. But, in the morning as I checked my message, he sent me a video (he even made several versions, Oh God!). A very sweet and touching sequence of our pictures together and some sweet quotes like 'you complete me', 'home is wherever I'm with you' or 'every love story is beautiful but ours is my favorite'.

He added the back song of Charity Vance's Two Birds and Tangga's Tak Kemana-Mana. About that 'tak kemana-mana' song was his very favorite song. When the first time I heard it, I thought he wanted to convince me that he'd always be by my side as I always worried about being left by the one I love. But, then again, it was just a song. I just have to enjoy it not to over think. About the quotes, since my husband isn't an expressive person, I think those quotes has made me fly to the seventh sky.



Anyway, this package made me cry. Of course, I cried on my own. I never be able to cry in front of him. Oh, and sing. I'm not good at crying nor singing in front of him. I don't know why.

And one thing I'm sure about, I care about him more, I appreciate him more, and of course my love grows stronger. Another 'alhamdulillah' is the only expression I have now :)



Friday, November 14, 2014

Aku Kangen





Liburan Sebenarnyaaaaa....

yang jalan-jalannya lumayan jauh gitu
yang liburnya lumayan lama gitu
yang tempatnya belum pernah gitu

Wednesday, October 29, 2014

New Life

Nggak kerasa sudah 1,5 bulan perubahannya. Bukan, saya bukan kawin lagi kok. Hehehe.... Tapi, belajar lagi. Balik ke kampus lagi. 

Gimana rasanya? Agak kagok juga awalnya karena sudah 7 tahun meninggalkan bangku kuliah lalu kini harus berkutat lagi dengan buku-buku tebal berteks 'bahasa sono' dan ketemu sama temen-temen muda yang keren-keren atau yang lebih senior dengan pengalaman oke. Saya gimana? Mantau dulu aja Gan :D

Nah, enaknya dari sekolah lagi adalah saya nggak harus ngantor selama 2 tahun. Yeay. Trus ngapain dong? Ya mesti belajar bener-bener, kalo nggak dikutuk orang-orang se-Jakarta. Hahaha... Yaaa.... teorinya sih gitu, tapi realisasinya saya malah banyakan masak sebagai pengalihan stres ngerjain tugas. Haiikkksss.... Hasilnya, aku makin gendut kakak, karena makan yang begini-begini.

muffin, sawut, singkong ala thai, pizza, spaghetti tuna pedas, pancake, sama olahan roti

Nah, temen-temen yang saya pikir menyeramkan (karena saya rada minder di awal) ternyata makin lama makin serius. Serius ngaconya. Hahahahaha.... Terus mulai banyak bercandanya Ya iyalah, sependeritaan gitu kita. Mulai dari nggak ngerti belajar soal filsafat dengan kata-kata andalan "kata memiskinkan makna" sampai pegel bikin resume kuliah yang rutin aja tiap minggu.


Temen-temen yang serius banget. Serius ngaconya :D

Dan beginilah isi chat sama temen-temen kalo lagi ngerjain tugas....


Yaaa... gitulah.... sebentar pegel otaknya, sebentar senang. Semangatlah ya demi menghasilkan makanan lebih enak. Eh... demi masa depan lebih cerah :D